Smart Factories: Menjalankan Indonesia 4.0

Published on
Reading Time: 1 minute

Industri 4.0 sudah ada di depan mata dan Indonesia tidak boleh tertinggal.

Agenda pemerintah “Making Indonesia 4.0” dirancang untuk mempersiapkan berbagai bidang industri agar siap menjawab tantangan Revolusi Industri Keempat. Dengan dipimpin oleh Kementrian Perindustrian, agenda nasional ini akan memantau pelaksanaan program inti dan kecanggihan teknologi seperti Internet of Things, Pembelajaran Mesin, dan Kecerdasan Buatan.

Implementasi ini diharapkan akan menumbuhkan Smart Factories

Dengan bantuan pemerintah, perusahaan manufaktur Indonesia diharapkan untuk mengubah proses produksi mereka saat ini menjadi pabrik dengan teknologi masa depan yang akan meningkatkan efisiensi dan memperkuat daya saing mereka dengan negara sekitar. Sistem turun-temurun, kurangnya pengawasan waktu nyata, dan proses produksi yang terpisah—ini semua akan segera menjadi bagian masa lalu ketika perusahaan sudah meningkatkan penggunaan teknologi Industri 4.0 dan memasukkan inisiatif transformasi digital dalam agenda utama mereka.

Dalam acara yang baru saja dihelat di Singapura Industrial-Transformation Asia Pacific, Matt Chan, Direktur SAP Digital Supply Chain and Manufacturing, menuliskan tiga elemen penting Pabrik Cerdas, yaitu: “sumber kebenaran tunggal, pengawasan waktu nyata, dan integrasi orang, barang, dan proses.”

Dengan solusi teknologi yang tepat, perusahaan manufaktur Indonesia diharapkan dapat membawa inovasi mereka ke arah yang mendorong perekonomian yang lebih kuat.

Kami ingin mengetahui pendapat Anda tentang Industri 4.0 dan bagaimana perusahaan Anda mempersiapkan diri untuk perubahan ini! Isi survei di sini hari ini.

What Others Are Reading